Wed. Jan 14th, 2026
teknik-bermain-paralympic-tennis-untuk-pemula

Teknik Bermain Paralympic Tennis untuk Pemula. Paralympic tennis atau tenis kursi roda merupakan olahraga yang menyenangkan dan inklusif, cocok untuk pemula yang ingin mencoba tenis dengan adaptasi sederhana. Aturan dasarnya hampir sama dengan tenis konvensional, hanya ditambah boleh dua kali pantul bola agar lebih mudah bergerak dengan kursi roda. Bagi pemula, fokus utama adalah menguasai mobilitas kursi roda, pukulan dasar, dan strategi sederhana. Dengan latihan rutin, siapa pun bisa menikmati permainan ini, meningkatkan kebugaran, dan bahkan berkompetisi di level amatir. Olahraga ini tidak memerlukan kekuatan super, tapi lebih pada teknik, timing, dan kesabaran. INFO CASINO

Menguasai Mobilitas Kursi Roda: Teknik Bermain Paralympic Tennis untuk Pemula

Langkah pertama bagi pemula adalah terbiasa dengan kursi roda khusus tenis. Kursi ini memiliki roda belakang miring untuk stabilitas dan manuver cepat, serta roda kecil depan untuk putaran tajam. Latihan dasar dimulai dengan gerakan maju-mundur, putar 180 derajat, dan berhenti mendadak. Dorong rim roda dengan tangan dominan untuk akselerasi, sementara tangan lain untuk arah.

Pemula harus latihan di lapangan kosong: gerak ke segala arah sambil menjaga posisi rendah agar siap memukul. Kunci adalah koordinasi tangan-roda seperti “kaki” baru. Mulai lambat, lalu tambah kecepatan. Hindari dorongan berlebih yang membuat kursi terbalik; gunakan anti-tip di belakang untuk keamanan. Setelah nyaman, latihan ini bikin pemula bisa mencapai bola di seluruh lapangan tanpa kelelahan cepat.

Teknik Pukulan Dasar: Teknik Bermain Paralympic Tennis untuk Pemula

Pukulan dasar Paralympic tennis mirip tenis biasa: forehand, backhand, volley, dan servis. Pemula mulai dengan groundstroke: pukul bola setelah pantul satu atau dua kali. Forehand dilakukan dengan ayunan dari samping, kontak bola di depan tubuh, dan follow-through penuh untuk arah akurat. Backhand satu tangan lebih umum karena mudah di kursi roda; pegang raket dengan dua tangan jika perlu stabilitas ekstra.

Volley dekat net butuh timing cepat; posisi kursi mendekat net dan pukul sebelum pantul. Servis dimulai dari belakang baseline: toss bola rendah, pukul dengan gerakan sederhana, dan dorong kursi satu kali sebelum kontak. Pemula sering latihan pukulan statis dulu: bola ditoss rekan, lalu pukul ke target zona lawan. Fokus pada kontak bersih dan spin ringan untuk kontrol, bukan power keras.

Strategi Sederhana dan Latihan Harian

Strategi pemula sederhana: manfaatkan two-bounce rule untuk bertahan, pukul bola dalam dan diagonal untuk buat lawan bergerak jauh. Target seam atau area kosong agar lawan kesulitan kembali. Komunikasi penting di doubles: panggil “mine” atau “yours” agar tidak tabrakan.

Latihan harian 30-60 menit: 10 menit mobilitas, 20 menit pukulan dasar, 20 menit mini rally. Cari partner pemula atau coach untuk feedback. Pemanasan stretching tangan dan bahu wajib hindari cedera. Mulai dengan rally panjang untuk bangun stamina, baru tambah poin kompetitif.

Kesimpulan

Teknik bermain Paralympic tennis untuk pemula berfokus pada mobilitas kursi roda, pukulan dasar akurat, dan strategi sederhana memanfaatkan dua pantul. Dengan latihan rutin dan kesabaran, pemula bisa cepat nyaman di lapangan, menikmati rally panjang, dan merasakan manfaat kebugaran. Olahraga ini mengajarkan adaptasi dan ketangguhan, membuat setiap sesi menyenangkan. Pada akhirnya, Paralympic tennis bukan hanya kompetisi, tapi cara baru menikmati tenis dengan semangat inklusif dan penuh kegembiraan.

BACA SELENGKAPNYA DI…

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *